Spesialis Penjambret Perempuan Didor Polisi

Petugas Kepolisian Sektor Kota (Polsekta) Tamalate melumpuhkan Wawan, 22, warga Dusun Parangbanua Kabupaten Gowa dengan timah panas setelah berupaya melawan saat disergap di Jalan Metro Tanjung Bunga, dini hari kemarin.

Jufri yang juga buronan Polsekta Tamalate sejak sebulan terakhir ini disinyalir terlibat sejumlah kasus penodongan dan penjambretan di sepanjang Jalan Metro Tanjung Bunga. Pria bertubuh ceking ini tertembus peluru tajam petugas pada bagian lutut kanan, serta dua butir peluru bersarang di pergelangan kaki kanannya. Hingga malam kemarin, pria bertato ini masih menjalani perawatan intensif di Ruang Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Makassar dengan penjagaan ketat petugas kepolisian. Kapolsekta Tamalate AKP Suaeb Madjid mengungkapkan, sejak sebulan terakhir, tersangka telah beraksi sebanyak empat kali terhadap pengunjung Metro Tanjung Bunga.

Sedangkan satu rekannya yang lain, dinyatakan masih buron. “Dia sempat melawan menggunakan badik saat hendak ditangkap. Kami lalu lepaskan tembakan peringatan dan tidak digubris, akhirnya kita terpaksa menembaknya,” tuturnya kepada SINDO kemarin. Informasi yang dihimpun menyebutkan, penangkapan sekitar pukul 02.00 Wita ini bermula saat belasan petugas Unit Reskrim dan Intelkam Polsekta Tamalate menggelar patroli di Jalan Metro Tanjung Bunga. Di tengah perjalanan, petugas melihat sebuah motor Honda Beat berwarna putih yang diduga kerap dipakai dalam aksi jambret. Polisi pun melakukan sempat melakukan kejar-kejaran dengan dua orang pengemudi motor tersebut. “Wawan baru menyerah setelah kita lumpuhkan dengan senjata api.

Sedangkan satu rekannya yang berinisial RZ berhasil meloloskan diri masuk ke rawa-rawa,” aku mantan Kapolsekta Makassar ini. Dari lokasi kejadian, petugas menyita dua bilah senjata tajam jenis badik yang dipakai melawan petugas, satu unit sepeda motor Honda Beat, serta tiga buah ponsel yang diduga hasil dari aksinya menjambret. Kanit Reskrim Polsekta Tamalate Iptu Ahmad Canggi menambahkan, sejak sebulan terakhir, aksi kasus penodongan dan jambret di Jalan Metro Tanjung Bunga mengalami peningkatan yang signifikan.

Selain karena merupakan lokasi yang sepi, kurangnya sarana penerangan membuat lokasi tersebut menjadi sarang empuk bagi penjahat. Untuk jaringan pelaku yang berhasil dibongkar tersebut, lanjut Ahmad,mereka biasa mengintai para kaum hawa yang mengendarai sepeda motor, serta pasangan muda-mudi yang memakai Jalan Metro Tanjung Bunga sebagai lokasi berakhir pekan untuk memadu kasih.

0 komentar:

Posting Komentar